SISTEM BASIS DATA
A.
Analisis
Kebutuhan Sistem
Sebelum melakukan analisa perancangan sistem
terlebih dahulu mengetahui pemasalahan yang sedang dihadapi oleh koperasi
dengan melakukan identifikasi data berasal dari bagian apa saja, serta tujuan informasi
yang dihasilkan diserahkan pada siapa saja.
Dengan melakukan
identifikasi data dan identifikasi informasi dapat menggambarkan sistem yang
berjalan dan proses - proses yang dapat di komputerisasikan. Identifikasi data
dan identifikasi informasi adalah sebagai berikut :
1. Identifikasi Data dan Informasi
a.
Identifikasi Data Master
(1)
Data Anggota
(2)
Data Karyawan
(3)
Data Transaksi
b.
Indentfikasi Data Proses
(1)
Proses
Simpan
(2)
Proses Pinjam
c.
Identifikasi Informasi
(1)
Laporan Anggota
(2)
Laporan Karyawan
(3)
Laporan Transaksi
(4)
Laporan Simpan
(5)
Laporan Pinjam
2. Identifikasi Sumber Data dan
Informasi
a.
Identifikasi Sumber Data
(1)
Anggota
(2)
Karyawan
(3)
Transaksi
b.
Identifikasi Tujuan Informasi
(1)
Anggota
(2)
Karyawan
(3)
Kepala Koprasi
B.
Normalisasi
1)
Bentuk Tidak Normal
Bentuk
tidak normal mencantumkan semua file data yang akan direkam, tidak ada
keharusan mengikuti format tertentu, dapat saja data tidak lengkap atau ada
data yang kembar. Dalam
bentuk tidak normal, masih terdapat data yang kosong pada pertemuan antara
baris dan kolom untuk masing-masing tabel
|
|
Gambar 3.10 Bentuk Tidak Normal
Gambar
3.10 menunjukkan attribut atau field yang
digunakan untuk membentuk beberapa tabel sebagai tempat penyimpanan data dalam
database, seperti tabel karyawan, tabel anggota, tabel admin, dan tabel transaksi. Pada tahap ini
sekaligus akan terlihat atribut – atribut yang saling mempengaruhi, sehingga
memungkinkan dalam pemecahan tabel menjadi beberapa bagian guna menghasilkan
data unik atau tidak terduplikasi hasil akhirnya.
2)
Bentuk Normalisasi I
3)
Bentuk Normalisasi II
Suatu
relasi berada dalam bentuk normal kedua jika dan hanya jika berada pada bentuk
normal pertama. Semua atribut bukan kunci memiliki dependensi sepenuhnya terhadap
kunci primer. Atribut bukan kunci adalah atribut yang tidak merupakan bagian
kunci primer.
4)
Bentuk Normalisasi III
Suatu relasi dikatakan dalam bentuk normal ketiga
jika berada dalam bentuk normal kedua. Setiap atribut bukan kunci tidak
memiliki dependensi transitif terhadap kunci primer.
C. Entity Relational Diagram
|
Gambar 3.14 Entity Relational Diagram
|
Pada gambar 3.14
menerangkan bahwa terdapat hubungan antara tabel Anggota, Simpan, Pinjam dan relasi Transaksi.
|
D. Database
1)
Tabel Anggota
Tabel
Anggota digunakan untuk menampung data anggota
3.3 Anggota
|
Field
|
Type
|
Size
|
Keterangan
|
|
No_Anggota
|
varchar
|
10
|
Primary key
|
|
Nama_Anggota
|
varchar
|
30
|
|
|
Alamat
|
varchar
|
50
|
|
|
Tpt_lahir
|
Date/Time
|
Medium
|
|
|
Tgl_lahir
|
Date/Time
|
Medium
|
|
|
Jenis_kelamin
|
varchar
|
10
|
|
|
Agama
|
varchar
|
10
|
|
|
Usia
|
Number
|
3
|
|
|
No_hp
|
Number
|
13
|
|
2)
Tabel Simpan
Tabel
Simpan digunakan untuk menampung data simpan.
Tabel 3.4 Simpan
|
Field
|
Type
|
Size
|
Keterangan
|
|
ID_Simpan
|
varchar
|
10
|
Primary key
|
|
No_Anggota
|
varchar
|
10
|
Secondary key
|
|
Nama_Anggota
|
varchar
|
30
|
|
|
ID_Simpan
|
varchar
|
10
|
|
|
Tanggal
|
Date/time
|
medium
|
|
|
Saldo_Awal
|
Currency
|
|
|
|
Jumlah_Simpan
|
Currency
|
|
|
|
Total_Saldo
|
Currency
|
|
|
3)
Tabel Pinjam
Tabel
Pinjam digunakan untuk menampung data pinjam
Tabel 3.5 Pinjam
|
Field
|
Type
|
Size
|
Keterangan
|
|
ID_Simpan
|
varchar
|
10
|
Primary key
|
|
No_Anggota
|
varchar
|
10
|
Secondary key
|
|
Nama_Anggota
|
varchar
|
30
|
|
|
ID_Simpan
|
varchar
|
10
|
|
|
Tanggal
|
Date/time
|
medium
|
|
|
Saldo_Awal
|
Currency
|
|
|
|
Jumlah_Pinjam
|
Currency
|
|
|
|
Total_Saldo
|
Currency
|
|
|
4)
Tabel Transaksi
Tabel
Transaksi digunakan untuk menampung data Transaksi
Tabel 3.6 Nilai
|
Field
|
Type
|
Size
|
Keterangan
|
|
ID_Transaksi
|
varchar
|
10
|
Primary key
|
|
No_Anggota
|
varchar
|
10
|
Secondary key
|
|
Tanggal
|
Date/Time
|
Medium
|
|